Wakil Bupati Bojonegoro Salurkan Bantuan Sosial untuk Kemiskinan Ekstrem dan Stunting di Kecamatan Gayam
Bojonegoro, 13 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dan stunting. Pada Senin (13/4/2026) pukul 09.00 WIB, Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah, hadir langsung di Kecamatan Gayam untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro serta perwakilan dari Bank Jatim. Hadir pula jajaran Forkopimcam Gayam, para kepala desa se-Kecamatan Gayam, serta warga penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Camat Gayam, Erna Zualikah, S.T., M.M., menyampaikan bahwa bantuan stunting diberikan kepada 5 penerima dan 153 penerima Kemiskinan extrem . Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan guna meningkatkan kondisi kesehatan anak-anak penerima.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susatyo Hardiyanto, S.T.P., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa data awal calon penerima bantuan mencapai 9.400 kepala keluarga (KK), yang bersumber dari Data Miskin Daerah (Damisda) tahun 2024 semester II.
“Dari hasil verifikasi, terdapat 119 KK yang telah meninggal dunia, 56 KK tidak ditemukan, serta 5 anak yang belum masuk pemeringkatan. Selain itu, terdapat 229 KK yang berada pada desil 2 hingga 10,” jelasnya.
Untuk bantuan penanganan kemiskinan, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp900.000, dengan total anggaran yang disalurkan mencapai Rp244.800.000. Adapun jumlah penerima bantuan kemiskinan ekstrem di Kecamatan Gayam tercatat sebanyak 153 KPM dan Stunting 5 Penerima.
Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah, menegaskan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial. Ia berharap kegiatan pemutakhiran data dan penyaluran bantuan sosial tahun 2026 dapat berjalan optimal.
“Dengan data yang akurat, bantuan sosial akan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pembaruan data secara berkala guna memastikan program bantuan sosial berjalan efektif dan berkelanjutan